Hari Kartini diperingati dengan berbagai cara di seluruh Indonesia, salah satunya dengan melihat wanita tangguh yang menjadi pengemudi bus Trans Palu dan pelayanan maksimal tenaga kesehatan (nakes) di rumah sakit bahkan saat mengenakan kebaya. Perjuangan RA Kartini menginspirasi dan nilainya tetap relevan hingga saat ini, dengan wanita-wanita tangguh seperti pengemudi bus dan tenaga kesehatan yang memberikan kontribusi besar dalam berbagai bidang. Peringatan Hari Kartini tidak hanya sekedar seremonial, tetapi juga sebagai momentum untuk mengingat dan menerapkan nilai-nilai perjuangan Kartini dalam kehidupan sehari-hari. Meskipun zaman telah berubah, semangat Kartini tetap hidup melalui perempuan-perempuan tangguh di berbagai profesi. Copyright © ANTARA 2026.
Perayaan Hari Kartini: Sopir Bus Wanita dan Nakes Berkebaya di Palu
Read Also
Recommendation for You

Jembatan kayu di Kampung Cikotak, Desa Cibojong, Kabupaten Serang, Banten, yang telah digunakan sejak 1940…

Sebanyak 749 mantan siswa Pendidikan Komando Angkatan 180 Marinir mengikuti Upacara Pembaretan di Pantai Baruna…

Indonesia dan Prancis menyepakati penguatan kerja sama kebudayaan melalui program yang mencakup promosi budaya Indonesia…

Pemerintah Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, membentuk tim khusus untuk menekan keberangkatan pekerja migran Indonesia (PMI)…

Pemerintah Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu, menargetkan verifikasi dan validasi 25 gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih…







