Banjir Rendam Simpang Hek, Lalu Lintas Jalan Raya Bogor Macet
Jakarta (ANTARA) – Hujan deras yang menyapa wilayah Jakarta Timur dan sekitarnya membawa dampak buruk, terutama bagi Kali Baru di kawasan Kramat Jati. Banjir melanda dan membuat lalu lintas di Jalan Raya Bogor macet parah.
Menurut keterangan salah satu warga, Jaka (38), perempatan lampu lalu lintas Hek terendam banjir sekitar pukul 19.30 WIB. Air berwarna cokelat mengalir deras di perempatan Hek, meluber hingga ke badan jalan. Sampah plastik, ranting, dan daun ikut terbawa arus, memperparah kondisi banjir.
Banjir vs Wilayah Permukiman
Jaka menyatakan bahwa kawasan permukiman warga masih aman dari banjir karena adanya tanggul yang ditinggikan di salah satu sisi lingkungan. Namun, banjir di ruas utama Jalan Raya Bogor memengaruhi arus lalu lintas, menyebabkan kemacetan yang panjang dari arah Lippo Mall Kramat Jati menuju Cililitan, dan sebaliknya.
Seorang pengendara motor dari Matraman, Ikbal (42), mengalami kesulitan karena terjebak kemacetan. Ia mengeluhkan bahwa perjalanan menuju Cililitan sangat tersendat akibat banjir yang terjadi.
Penanganan dan Upaya Penormalan Lalu Lintas
Untuk mengatasi situasi ini, Satuan Tugas dari Dinas Sumber Daya Air (SDA) bersama instansi terkait bergerak ke lokasi. Mereka melakukan pengaturan arus lalu lintas dan membersihkan saluran air yang tersumbat sampah. Petugas juga membuka lubang tali air guna mempercepat surutnya banjir.
Saat ini, perempatan Hek di Jalan Raya Bogor masih terendam banjir dengan ketinggian air sekitar 40-50 sentimeter. Petugas terus bekerja keras untuk mengatasi kemacetan dan genangan air, agar kondisi lalu lintas kembali normal.












