Dua Korban Tanah Longsor di Subang Ditemukan Meninggal Dunia
Basarnas mengonfirmasi bahwa dua korban bencana tanah longsor yang sebelumnya dilaporkan hilang di Desa Mayang, Subang, Jawa Barat, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah proses pencarian yang melibatkan tim SAR gabungan.
Proses Pencarian
Deputi Operasi Basarnas, Edy Prakoso, menyebutkan bahwa kedua korban, bernama Winda Lianbong (20) dan Alda Apriliani (22), berhasil ditemukan setelah tim SAR gabungan melakukan pencarian sejak pagi. Seluruh korban dievakuasi menuju rumah duka setelah ditemukan.
Pada pukul 07.30 WIB, tim SAR gabungan melaksanakan briefing dan pembagian tugas pencarian. Dilanjutkan dengan assessment area menggunakan drone thermal untuk mempercepat proses pencarian korban. Korban pertama ditemukan pada pukul 11.23 WIB, diikuti oleh penemuan korban kedua yang tidak jauh dari lokasi korban pertama.
Penutupan Operasi SAR
Setelah seluruh korban berhasil dievakuasi, operasi SAR diusulkan ditutup. Debriefing dan evaluasi dilakukan sebelum resmi menutup operasi SAR. Tim SAR gabungan yang terlibat dalam operasi terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD, Damkar, Tagana, unsur kesehatan, relawan, pemerintah desa, dan masyarakat setempat.
Alat-alat pendukung yang digunakan dalam operasi mencakup kendaraan operasional Basarnas, motor trail, ambulance, palsar mountaineering, drone thermal, alat komunikasi, serta perlengkapan APD personal.












