Wakil Bupati Pangandaran Ino Darsono Bergabung ke PSI
Keputusan politik yang mengejutkan datang dari Wakil Bupati Pangandaran, Ino Darsono, yang memutuskan untuk bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) setelah sebelumnya berasal dari Partai Amanat Nasional (PAN). Langkah tersebut memicu perbincangan di masyarakat Pangandaran.
Motivasi Ino Darsono Bergabung dengan PSI
Keputusan Ino Darsono untuk berpindah aliansi politik sudah dipersiapkan sejak lama oleh DPC PSI Pangandaran. Bahkan, hubungan antara Ino dan PSI sudah terjalin sejak jauh hari. Pertemuan Ino dengan Presiden Indonesia keenam, Joko Widodo, di Solo menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi keputusan politik Ino.
Ino menyatakan kekagumannya terhadap kepemimpinan Jokowi serta gaya politik yang dinilai praktis. Hal ini menjadi pemicu utama bagi Ino untuk merapat ke partai yang didukung oleh Jokowi, yaitu PSI.
Respon Santai dari Jeje Wiradinata, Ketua DPC PDI Perjuangan
Ketua DPC PDI Perjuangan, Jeje Wiradinata, menanggapi keputusan Ino Darsono dengan sikap santai. Jeje menegaskan bahwa sebagai kader PDI Perjuangan, ia tidak ingin mencampuri keputusan personal Ino terkait pindah partai.
Menurut Jeje, kontestasi politik Pilkada 2024 telah berakhir, dan Ino kini menjabat sebagai Wakil Bupati. Oleh karena itu, Jeje berpendapat bahwa fokus Ino seharusnya terpusat pada tugas dan tanggung jawabnya sebagai pemimpin di Pangandaran.
Jumlah tautan yang menunjukkan ketertarikan pembaca terhadap perkembangan politik di Pangandaran, seperti yang terlihat dari jumlah post views yang mencapai 49 kali, menunjukkan minat masyarakat terhadap dinamika politik di daerah mereka.












