Berita  

Penuh Pelaksanaan SPMB 2026: Peran Ombudsman

Ombudsman RI Siap Kawal Penuh Pelaksanaan SPMB 2026

Ombudsman RI telah menyatakan kesiapannya untuk mengawal pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026. Dalam mengawasi SPMB, Ombudsman akan memperhatikan tiga tahapan utama, yaitu pra-pelaksanaan, pelaksanaan, dan pascapelaksanaan.

Komitmen Bersama untuk SPMB Ramah Tahun Ajaran 2026/2027

Pada tanggal 21 Mei, Ombudsman RI dan berbagai lembaga terkait, termasuk Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), menandatangani Komitmen Bersama untuk SPMB Ramah Tahun Ajaran 2026/2027. Tujuan dari komitmen ini adalah memastikan pelaksanaan SPMB berlangsung dengan objektif, transparan, akuntabel, berkeadilan, dan tanpa diskriminasi.

Langkah ini merupakan wujud dari kesepahaman kolektif antar lembaga negara untuk meningkatkan inklusivitas dalam pelaksanaan SPMB. Dengan demikian, diharapkan proses penerimaan murid baru menjadi lebih baik secara keseluruhan.

Tahapan Pelaksanaan SPMB

Menurut data penelusuran, pelaksanaan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 diawali dengan tahap prapendaftaran dan sosialisasi pada bulan April hingga Mei 2026. Proses pendaftaran dan seleksi sekolah direncanakan akan dilakukan secara serentak pada bulan Juni hingga Juli 2026.

Jadwal garis besar untuk berbagai jalur dan jenjang, seperti SD, SMP, dan SMA, juga telah ditetapkan. Tahap-tahap penting dalam pelaksanaan SPMB antara lain:

  • Prapendaftaran, sosialisasi, persiapan, serta aktivasi akun/verifikasi dokumen (April – Mei 2026).
  • Pembukaan pendaftaran untuk jalur khusus seperti Jalur Afirmasi, Jalur Prestasi, dan Jalur Mutasi (perpindahan orang tua) (Awal hingga Pertengahan Juni 2026).
  • Pembukaan pendaftaran untuk Jalur Zonasi/Domisili (Pertengahan hingga Akhir Juni 2026).
  • Pengumuman hasil seleksi, proses daftar ulang (lapor diri), hingga Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) (Akhir Juni – Awal Juli 2026).

Jadwal tersebut dapat bervariasi di tiap wilayah, bergantung pada petunjuk teknis yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah dan Dinas Pendidikan setempat. Sebagai contoh, di wilayah Jakarta, pendaftaran dan pemilihan sekolah secara daring direncanakan berlangsung antara 15 Juni hingga awal Juli 2026, sesuai dengan jenjang dan jalur pendaftaran yang dipilih.

Source link