Menteri PU Optimistis Pembangunan Sekolah Rakyat Aceh 2 di Subulussalam Segera Tuntas
Banda Aceh (ANTARA) – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memastikan pembangunan Sekolah Rakyat Aceh 2 di Kota Subulussalam, Aceh, akan segera fungsional meskipun mengalami kendala dalam pengadaan material konstruksi. Lokasi yang terpencil membuat proses pengiriman material terhambat, namun Menteri Dody mencari solusi untuk mempercepat proyek ini.
Inovasi Teknis dan Strategi Percepatan
Menteri Dody Hanggodo turun langsung ke lapangan untuk mengevaluasi penggunaan material konstruksi. Dia menemukan bahwa menggantikan sebagian material baja dengan beton dapat mempercepat pelaksanaan konstruksi tanpa mengorbankan kualitas bangunan. Proyek pembangunan Sekolah Rakyat Aceh 2 di Subulussalam telah mencapai progres sekitar 60 persen per 13 Juni 2026.
Ketersediaan material di lokasi pembangunan telah mencapai 62 persen, sementara sisanya masih dalam proses pengiriman. Untuk mempercepat proyek, strategi pengiriman melalui jalur laut dan udara, penyediaan batching plant, penambahan alat berat, dan dukungan personel TNI telah diterapkan.
Detail Proyek dan Fasilitas Pendukung
Sekolah Rakyat Aceh 2 Kota Subulussalam dibangun di lahan seluas 6,8 hektare. Kontrak konstruksi ditangani oleh PT Waskita Karya (Persero) Tbk dengan nilai mencapai Rp453,3 miliar. Selain gedung SD, SMP, dan SMA, proyek ini juga dilengkapi dengan asrama siswa, rumah susun guru, masjid, gedung serbaguna, dan beragam fasilitas lainnya seperti lapangan olahraga.










