Berita  

Manfaat Program Magang dalam Meningkatkan Konsumsi di Masa Depan

Program Magang dan Vokasi: Potensi Penguatan Konsumsi Rumah Tangga

Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Mohammad Faisal, menyoroti potensi program magang dan pelatihan vokasi dalam memperkuat konsumsi rumah tangga dalam jangka panjang. Program ini menjadi bagian dari paket stimulus ekonomi pemerintah untuk semester II 2026.

Mendorong Akses Pekerjaan dan Pendapatan

Faisal menekankan bahwa efektivitas program magang dan vokasi tidak hanya bergantung pada pelatihan keterampilan, tetapi juga pada akses ke dunia kerja bagi peserta. Dengan adanya program ini, diharapkan peserta dapat memperoleh pekerjaan yang lebih baik dan pendapatan yang lebih tinggi.

Tantangan dan Potensi Pertumbuhan Konsumsi

Program stimulus ekonomi semester II 2026 mencakup bantuan jangka pendek seperti bantuan pangan. Meskipun dapat mendorong konsumsi secara agregat, Faisal mengingatkan bahwa kondisi kelas menengah masih mengalami tekanan daya beli. Hal ini dapat memengaruhi pertumbuhan konsumsi rumah tangga di semester tersebut.

Faisal memperkirakan pertumbuhan konsumsi rumah tangga selama semester II 2026 tidak akan jauh dari 5 persen. Stimulus yang diberikan pemerintah diharapkan dapat membantu menjaga konsumsi masyarakat dalam waktu terbatas, meski dampaknya cenderung tidak bertahan lama setelah program bantuan dihentikan.

Dengan total anggaran Rp26,34 triliun, pemerintah memberikan berbagai insentif termasuk diskon transportasi dan program magang/vokasi. Meskipun stimulus dapat mempengaruhi konsumsi, masih terdapat catatan mengenai signifikansi dan distribusi dari dampaknya.

Source link