Berita  

BPI: Mitra Strategis Mewujudkan Jakarta sebagai Kota Sinema

BPI dan Pemprov DKI Jakarta Berkomitmen Wujudkan Jakarta Sebagai Kota Sinema

BPI dan Pemprov DKI Jakarta Saling Mendukung

Badan Perfilman Indonesia (BPI) telah menjalin komunikasi dengan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, untuk menjadi mitra strategis dalam mewujudkan Jakarta sebagai kota sinema dalam rangka perayaan lima abad Jakarta. Ketua Umum BPI, Fauzan Zidni, menyatakan bahwa BPI juga telah meminta dukungan dari DPRD DKI Jakarta untuk membantu memfasilitasi kerja sama antara Pemprov DKI dan BPI.

Zidni menekankan bahwa peluncuran Jakarta Film Commission merupakan langkah strategis dalam memperkuat industri perfilman di ibu kota. Jakarta Film Commission hadir dengan berbagai program yang dapat menggerakkan pertumbuhan industri film, antara lain pengembalian pajak tontonan sebesar 50 persen, diskon penggunaan lokasi syuting di aset milik Pemprov DKI Jakarta, serta dukungan lainnya.

Dukungan dari DPRD DKI Jakarta

Ketua DPRD DKI Jakarta, Suhud Alynudin, turut memberikan dukungan terhadap sejumlah peluang kerja sama antara Pemprov DKI dan Badan Perfilman Indonesia. Menurutnya, upaya menjadikan Jakarta sebagai kota global merupakan bagian penting yang perlu didukung.

Suhud juga menyatakan bahwa pengembangan industri perfilman sejalan dengan visi menjadikan Jakarta sebagai kota sinema. Data BPI menunjukkan bahwa Jakarta memiliki jumlah penonton film Indonesia terbesar, sehingga penguatan ekosistem perfilman menjadi krusial agar industri ini dapat berkembang secara optimal.

Selain berdampak pada pertumbuhan ekonomi kreatif, industri film juga memiliki peran dalam memperkuat kebudayaan modern, terutama menjelang peringatan lima abad Jakarta. Menurut Suhud, film memiliki kemampuan untuk menjelaskan kehidupan sosial dan menjadi contoh bagi masyarakat, sehingga pengembangan industri perfilman akan membuka ruang ekspresi dan menciptakan peluang kerja bagi masyarakat yang tertarik dalam dunia perfilman.

Source link