Berita  

Perayaan Hari Anak Nasional: Beragam Tradisi di Daerah

Anak-Anak Rayakan Hari Anak Nasional dengan Meriah di Berbagai Daerah

Pada Sabtu, 25 Juli 2026, berbagai daerah di Indonesia merayakan Hari Anak Nasional dengan penuh semangat. Anak-anak dari berbagai kalangan turut serta dalam acara-acara yang digelar untuk memperingati momen penting ini.

Festival Memengan Tradisional di Taman Blambangan, Banyuwangi

Di Taman Blambangan, Banyuwangi, Jawa Timur, sejumlah anak turut serta dalam Festival Memengan Tradisional. Mereka meniup terompet dari daun kelapa sebagai bagian dari kegiatan untuk melestarikan permainan tradisional. Acara tersebut juga bertujuan untuk mendorong tumbuh kembang anak melalui aktivitas bermain yang edukatif, sehat, dan memperkuat interaksi sosial.

Peringatan Hari Anak Nasional di Provinsi Aceh

Di Provinsi Aceh, peringatan Hari Anak Nasional diselenggarakan di halaman Stadion Lhong Raya, Banda Aceh. Tema yang diusung dalam peringatan tersebut adalah “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”. Anak-anak dari 23 kabupaten dan kota di Aceh turut serta dalam acara ini untuk mengkampanyekan hak setiap anak Indonesia untuk tumbuh, belajar, bermain, dan berkembang secara optimal.

Selain itu, di Desa Wisata Lubok Sukon, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, sekitar 630 siswa sekolah dasar mengikuti Permainan Tradisional Anak. Mereka terlibat dalam berbagai permainan tradisional seperti tarik upih pinang, lari balok, engklek, tarik tambang, hadang, galah, dan lainnya. Acara ini diharapkan dapat menanamkan kecintaan terhadap budaya lokal, melestarikan warisan budaya, serta memperkuat pendidikan karakter anak melalui kearifan lokal.

Seminar Nasional Perlindungan Anak di Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Di Universitas Muhammadiyah Sidoarjo, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menyapa anak-anak dalam Seminar Nasional Perlindungan Anak. Seminar ini diselenggarakan oleh Gerakan Bersama Muhammadiyah- Aisyiyah Peduli Anak dengan tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”. Subtema acara adalah “Stop Kekerasan pada Anak, Dengarkan Suara Anak, Wujudkan Generasi Berkemajuan” yang sejalan dengan agenda nasional Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA).

Source link