Berita  

Fatmah Nahdi Ungkap Tantangan Peran di Film Bisikan Desa Gringsing

Fatmah Nahdi Cerita Tantangan Perannya dalam Film “Bisikan Desa Gringsing”

Jakarta (ANTARA) – Dalam film terbaru berjudul “Bisikan Desa Gringsing”, aktris Fatmah Nahdi menghadapi tantangan besar dalam memerankan karakter Fatimah yang minim dialog. Peran ini menuntut kemampuan menyampaikan emosi melalui gestur tubuh dan ekspresi wajah.

Menurut Fatmah, karakter Fatimah digambarkan sebagai sosok yang ditakuti oleh warga kampung dalam film tersebut. Meskipun demikian, suasana di balik layar produksi film ini justru hangat dan penuh kebersamaan.

Pengalaman Bersama Pemain dan Kru

Pada kunjungan para pemeran “Bisikan Desa Gringsing” ke ANTARA Heritage Center, Fatmah mengungkap bahwa meskipun karakternya menyeramkan, di balik layar mereka semua saling tertawa dan menjalin hubungan yang akrab.

Film ini merupakan hasil kolaborasi produksi antara Indonesia, Singapura, dan Malaysia, yang melibatkan kru dengan latar belakang beragam. Perbedaan bahasa menjadi salah satu tantangan yang harus diatasi selama proses produksi.

Pesan Moral dalam Kisah

Selain menghadirkan adegan yang menegangkan, “Bisikan Desa Gringsing” juga menyampaikan pesan moral tentang konsekuensi dari tindakan manusia. Karakter Fatimah turut menjadi representasi dari pesan tersebut, bahwa tidak sepatutnya meremehkan atau menyakiti pihak yang dianggap lemah.

Fatmah menekankan pentingnya untuk tidak menyakiti makhluk yang terlihat lemah, karena tindakan tersebut dapat berbalik kepada pelakunya. Film ini juga menyoroti bahwa kebohongan akhirnya akan terungkap dan setiap tindakan memiliki konsekuensi yang harus ditanggung.

Terlepas dari ketegangan yang dihadirkan dalam cerita, film “Bisikan Desa Gringsing” juga membawa pesan moral yang dalam bagi penonton. Diharapkan film ini dapat memberikan inspirasi dan pemahaman lebih dalam tentang nilai-nilai kehidupan sehari-hari.

Source link