Berita  

Pemprov Kalsel dan GAPKI Bagikan 20.000 Masker Tangani Dampak Karhutla

Pemerintah Kalsel dan GAPKI Bagikan 20.000 Masker untuk Tangani Dampak Karhutla

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan bersama Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) telah menyalurkan 20.000 masker kepada masyarakat sebagai langkah perlindungan terhadap dampak kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kolaborasi Penanganan Karhutla

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kalimantan Selatan, Rahmat Prapto Udoyo, menyatakan apresiasi atas dukungan dunia usaha, termasuk perusahaan anggota GAPKI, dalam upaya penanganan karhutla di wilayah tersebut. Sebanyak delapan perusahaan telah bergabung dalam tim penanganan karhutla di satuan tugas darat karhutla.

Rahmat berharap kolaborasi antara pemerintah, aparat, dunia usaha, dan masyarakat dapat memperkuat penanganan karhutla sekaligus mengurangi dampak buruk kabut asap terhadap kesehatan dan aktivitas masyarakat di Kalimantan Selatan.

Bantuan Masker dan Kesiapan Penanggulangan Karhutla

Sekretaris Eksekutif GAPKI Kalimantan Selatan, Hairuddin, menjelaskan bahwa penyaluran masker sebanyak 20.000 merupakan bentuk kepedulian dunia usaha dan pemerintah terhadap masyarakat yang terkena dampak kabut asap akibat karhutla. Masker tersebut dibagikan melalui DLH, BPBD, dan langsung kepada masyarakat.

GAPKI juga menyatakan kesiapan untuk mendukung pemadaman karhutla dengan mengerahkan tim pemadam kebakaran dari perusahaan anggota. Langkah ini merupakan tindak lanjut dari arahan Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Hanif Faisol Nurofiq, terkait langkah antisipasi dan penanggulangan karhutla.

Dengan kondisi kabut asap yang semakin terasa di sejumlah wilayah, kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat sangat dibutuhkan untuk menangani karhutla secara efektif.

Source link