Festival Layanan AHU Berdampak Dekatkan Layanan Administrasi Hukum dengan Masyarakat
Jakarta – Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (Ditjen AHU) Kementerian Hukum membawa layanan administrasi hukum lebih dekat dengan masyarakat melalui Festival Layanan AHU Berdampak di Bandung, Jawa Barat.
Direktur Jenderal AHU Widodo menyampaikan bahwa festival tersebut, yang berlangsung pada 29-31 Agustus 2026, memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk berkonsultasi mengenai berbagai persoalan administrasi hukum.
Pelayanan Berkualitas dan Tersedia dalam Satu Lokasi
Selama tiga hari, masyarakat dapat memperoleh informasi dan berkonsultasi mengenai berbagai kebutuhan administrasi hukum tanpa harus berpindah tempat. Berbagai layanan Ditjen AHU, mulai dari klinik konsultasi, layanan digital, hingga layanan langsung, akan tersedia di Trans Hotel Bandung dan Atrium Trans Mall Bandung.
Festival ini tidak hanya menjadi kesempatan bagi masyarakat umum, tetapi juga bagi pelaku usaha dan UMKM untuk mendapatkan layanan administrasi hukum yang dibutuhkan. Berbagai layanan seperti pendaftaran perseroan perorangan, kewarganegaraan, kenotariatan, hingga layanan terkait hukum akan dapat diakses oleh pengunjung festival.
Program “Pasti Ada Solusi” Untuk Menangani Persoalan Aktual
Festival Layanan AHU Berdampak juga menyediakan program “Pasti Ada Solusi” yang dirancang khusus untuk menangani persoalan aktual masyarakat dengan melibatkan unit atau pejabat terkait. Melalui program ini, masyarakat dapat tidak hanya memperoleh penjelasan umum tetapi juga pendampingan atas persoalan yang mereka hadapi.
Menurut Widodo, pola pelayanan seperti ini penting untuk mengubah cara masyarakat berinteraksi dengan birokrasi. Transformasi layanan AHU diharapkan dapat memberikan pengalaman yang lebih baik bagi masyarakat dan memudahkan akses terhadap layanan administrasi hukum.












