Berita  

Jejak Kain Tradisional: Dari Warisan Menjadi Karya Seni

Nuanu Creative City di Tabanan, Bali, menjadi lokasi pertemuan karya tekstil dari Indonesia dan India melalui pameran Art & Bali 2026. Mengusung tajuk “What the body remembers”, pameran ini menempatkan kain dan tenun sebagai fokus utama karya yang ditampilkan.

Seniman serta kreator dari kedua negara terlibat dalam pameran tersebut. Karya-karya mereka memperlihatkan kemiripan motif yang ditemukan pada bahan tenun dan kain Indonesia maupun India, sekaligus menghadirkan dua tradisi penciptaan tekstil dalam satu ruang pamer.

Pertemuan karya tekstil Indonesia dan India

Art & Bali 2026 tidak hanya menyajikan karya berdasarkan negara asal pembuatnya. Pameran ini juga mempertemukan hasil kreasi para seniman dan kreator Tanah Air dengan karya dari India melalui medium yang sama, yakni tekstil.

Kemiripan motif menjadi salah satu unsur yang tampak dalam karya-karya tersebut. Motif pada bahan tenun dan kain dari kedua negara ditempatkan sebagai bagian penting dalam penyajian pameran, sehingga pengunjung dapat melihat kedekatan visual yang muncul di antara karya para peserta.

Meski berasal dari Indonesia dan India, karya yang dipamerkan memiliki titik temu pada penggunaan motif dalam pengolahan kain. Kesamaan itu menjadi penghubung antarkarya tanpa menghilangkan asal masing-masing seniman dan kreator yang terlibat.

Kain sebagai karya seni

Melalui “What the body remembers”, tekstil hadir bukan sebatas bahan, melainkan sebagai karya seni yang menjadi pusat pameran. Kain dan tenun digunakan para peserta untuk menampilkan motif serta pendekatan kreatif mereka dalam format pameran seni.

Penyajian tersebut memberi ruang bagi pengunjung untuk mengamati hubungan visual antara karya Indonesia dan India. Perbandingan itu terutama terlihat melalui motif pada kain dan bahan tenun yang ditampilkan, sesuai dengan fokus utama pameran.

Nuanu Creative City menjadi tempat berlangsungnya perjumpaan tersebut di Tabanan. Kehadiran karya dari dua negara membuat Art & Bali 2026 menampilkan cakupan lintas negara, tetapi tetap bertumpu pada satu medium utama yang sama.

Pameran ini pada akhirnya memperlihatkan bagaimana bahan tenun dan kain dapat berkembang menjadi karya seni. Melalui karya para seniman dan kreator Indonesia serta India, kemiripan motif kedua negara dapat disaksikan dalam rangkaian pameran tekstil di Bali tersebut.

Source link