Badan Karantina Indonesia (Barantin) telah meluncurkan kampanye “Antiperdagangan dan Lalu Lintas Ilegal Hewan dan Produknya” sebagai upaya untuk melindungi kelestarian satwa, kesehatan masyarakat, dan mendukung keberlanjutan ekosistem. Kepala Barantin, Sahat Manaor Panggabean, mengatakan bahwa kampanye tersebut dilakukan bersama Ikatan Dokter Hewan Karantina Indonesia (IDHKI), AEEVI (Asosiasi Epidemiologi dan Ekonomi Veteriner Indonesia), serta Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO) sebagai respon terhadap perdagangan dan lalu lintas ilegal hewan dan produknya yang masih marak. Mereka berharap kampanye ini dapat mengubah perilaku masyarakat untuk tidak terlibat dalam perdagangan hewan ilegal guna mencegah penyebaran penyakit hewan dan zoonosis. Kampanye tersebut juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan risiko kesehatan dan ekonomi yang ditimbulkan oleh perdagangan ilegal tersebut. Ini merupakan langkah awal yang krusial dalam mengatasi masalah ini, terutama di tengah urbanisasi dan permintaan tinggi terhadap hewan peliharaan dan produk hewani. Upaya kolaboratif antara berbagai pihak diharapkan dapat menciptakan perubahan yang signifikan dalam melindungi kelestarian satwa, kesehatan masyarakat, dan menjaga keberlanjutan ekosistem secara menyeluruh.
Barantin Kampanyekan Henti Perdagangan dan Tindak Lalu Lintas Ilegal Hewan
Read Also
Recommendation for You

Pondok Pesantren Bisa Bangun Dapur SPPG Untuk Percepatan Penerima Manfaat Kementerian Agama mengumumkan bahwa pondok…

Ponsel Gaming Terbaru Lenovo Legion Y70 Segera Diluncurkan di China Jakarta (ANTARA) – Lenovo, perusahaan…

Peran Strategis Perempuan dalam Menjaga Lingkungan dan Literasi Digital Perempuan memiliki posisi strategis dalam berbagai…

Kriminal Sepekan: Penindakan Judi Online hingga Tawuran di Jaktim Jakarta (ANTARA) – Sejumlah peristiwa terkait…

Calon Jemaah Haji Asal Kabupaten Kampar Meninggal Dunia di Batam Pekanbaru, (ANTARA) – Seorang calon…







