Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), berharap alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jakarta sebesar Rp91,34 triliun tahun ini bisa digunakan untuk mengatasi masalah sampah yang ada di kota tersebut. AHY menyoroti bahwa setiap hari Jakarta memproduksi lebih dari 7.000 ton sampah, sebuah jumlah yang menghadirkan tantangan sekaligus peluang untuk transformasi energi inovatif. Dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan RPJMD DKI Jakarta 2025-2029, AHY meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengalokasikan dana yang cukup untuk solusi teknologi pengelolaan sampah yang efektif. Ia juga mendorong kerja sama lintas kementerian dan lembaga untuk mendukung proyek-proyek pengelolaan sampah yang berkelanjutan, termasuk penerapan Waste-to-Energy (WTE). Hal ini sejalan dengan visi pembangunan berkelanjutan yang menggabungkan aspek lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. Pemerintah DKI Jakarta sebelumnya telah menyusun peta jalan pengelolaan sampah untuk mengurangi sampah dan meningkatkan pengelolaan sampah hingga 100% pada tahun 2026. Upaya ini bertujuan untuk mendorong ekonomi sirkular dan mengurangi sampah plastik serta meningkatkan kemandirian pengelolaan sampah di berbagai tingkatan. Sebagai bagian dari agenda masa depan Jakarta yang berkelanjutan, AHY menegaskan bahwa pembangunan kota tidak hanya harus fokus secara fisik, tetapi juga secara ekologis dan sosial.
Harapan Agus Harimurti Yudhoyono terhadap Pengelolaan Sampah DKI
Read Also
Recommendation for You

Kapal feri untuk mudik gratis mulai beroperasi dari Pelabuhan Jangkar, Situbondo menuju Pulau Raas, Kabupaten…

Gubernur Jambi, Al Haris, memastikan kesiapan 193 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di seluruh…

Anya Geraldine, seorang aktris dan selebgram, terpukul dan tak kuasa menahan tangis saat melayat ke…

Paralimpiade Musim Dingin Milan-Cortina 2026 secara resmi dibuka oleh Presiden Italia, Sergio Mattarella, di Verona,…

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa berencana untuk menambahkan penempatan dana pemerintah sebesar Rp100 triliun…







