Pada Hari Buruh Internasional (May Day) 2025, pihak kepolisian mulai membubarkan massa buruh yang melakukan aksi di gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta. Pasukan Brimob terlihat keluar untuk menertibkan massa buruh yang mulai menyalakan api dan petasan. Mereka membentuk barikade dengan tameng, menggunakan sepeda motor, dan dua mobil rantis untuk membubarkan massa. Polisi juga menggunakan semprotan air untuk membubarkan massa yang bertahan di gedung parlemen. Polda Metro Jaya menyiapkan 13.252 personel gabungan untuk pengamanan May Day, terdiri dari anggota Polri, TNI, dan pemerintahan daerah. Peringatan Hari Buruh dipusatkan di Monas, diperkirakan dihadiri sekitar 200 ribu buruh dari Jabodetabek. Buruh menyampaikan enam aspirasi, termasuk permintaan penetapan upah layak nasional dan penegakan tindak pidana korupsi. Aksi tersebut merupakan bagian dari upaya buruh dalam menuntut disahkannya RUU Pokok Ketenagakerjaan.
Polisi Bubarkan Massa Buruh di Depan Gedung DPR: Kronologi dan Peristiwa
Read Also
Recommendation for You

Pendidikan memainkan peran penting dalam menghilangkan kemiskinan, termasuk kemiskinan ekstrem. Presiden Prabowo Subianto saat berbicara…

Emas digital telah menjadi solusi inklusi keuangan yang penting di Indonesia, terutama bagi masyarakat yang…

PTPN IV PalmCo terus memperkuat transformasi digital logistik terintegrasi melalui PalmGO dan PALMSTOCK guna memantau…

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dan Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Bobby Rasyidin melakukan…

Petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menunjukkan barang bukti berupa uang tunai terkait Operasi Tangkap…







