Pemerintah Kabupaten Sampang, Jawa Timur, telah menambah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di pondok pesantren guna memperluas program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang didukung oleh pemerintah pusat. Langkah ini diambil untuk mendukung program prioritas presiden dan juga untuk memberdayakan lembaga pesantren. Wakil Bupati Sampang, Ahmad Mahfudz, menjelaskan bahwa SPPG tidak hanya bertujuan untuk menciptakan generasi muda yang sehat, tetapi juga dapat mendukung pengembangan ekonomi masyarakat sekitar pesantren. Dengan keberadaan SPPG di lembaga pesantren, ekonomi dan pertanian masyarakat sekitarnya akan terdorong, karena kebutuhan SPPG harus dipenuhi dari hasil pertanian warga sekitar. Sebuah simbiosis mutualisme terbentuk antara SPPG di pesantren dengan masyarakat sekitarnya.
Salah satu SPPG berlokasi di Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Darunnajah, Desa Jungkarang, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang. Penambahan SPPG ini disambut baik dan diapresiasi oleh Wabup, yang meyakini bahwa program ini berjalan dengan baik dan tepat sasaran. SPPG di Darunnajah Jungkarang melayani 2.215 penerima manfaat, termasuk siswa sekolah, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui. Dengan penambahan tersebut, total SPPG di Kabupaten Sampang menjadi enam unit. Program MBG juga berjalan di SPPG lainnya di berbagai wilayah, seperti di Natuna yang memberikan susu formula bagi ibu hamil. Menteri Agama menegaskan komitmen pemerintah dalam menjamin kehalalan makanan dalam program MBG. Langkah pemerintah Kabupaten Sampang ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat setempat.












