Para ilmuwan China baru-baru ini melakukan eksperimen observasi atmosfer menggunakan balon tertambat “Jimu-1” di Lulang, Nyingchi, Daerah Otonomi Xizang. Eksperimen ini bertujuan untuk memberikan perspektif baru dalam mengungkap misteri ekosistem Dataran Tinggi Qinghai-Tibet. Balon tertambat tersebut dilengkapi dengan 16 jenis muatan ilmiah dengan berat total sekitar 200 kilogram dan berhasil mencapai ketinggian 5.500 meter. Melalui pengamatan multimuatan yang terkoordinasi, eksperimen ini mencapai lompatan teknologi dari pengambilan sampel titik tunggal menjadi pemantauan tiga dimensi. Paparan dari Institut Penelitian Informasi Kedirgantaraan (Aerospace Information Research Institute/AIR) di bawah naungan Akademi Ilmu Pengetahuan China (Chinese Academy of Sciences/CAS), yang menjadi pengembang utama “Jimu-1”, menjelaskan bahwa eksperimen ini sangat penting dalam pengembangan ilmu pengetahuan atmosfer. Manfaat penelitian ini akan memperkaya pengetahuan kita tentang ekosistem di Dataran Tinggi Qinghai-Tibet dan membantu dalam pemahaman lebih lanjut mengenai atmosfer. Dengan demikian, eksperimen observasi atmosfer ini memberikan kontribusi besar dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.
Peneliti China Gunakan Balon Jimu 1 untuk Observasi Atmosfer
Read Also
Recommendation for You

Di Kota Pekanbaru, Riau, menyambut bulan suci Ramadhan dengan tradisi Petang Megang yang unik. Ribuan…

Menurut Dewan Penasihat Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Pusat Djoko Setijowarno, jalur arteri Pantai Utara (Pantura)…

Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) telah sementara menutup jalur menuju kawasan wisata…

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal memperjelas bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di provinsi telah…

Cuaca di DKI Jakarta pada Senin pagi diprakirakan akan diselimuti awan tebal. Berdasarkan informasi dari…







