Pada pembukaan perdagangan hari Selasa di Jakarta, nilai tukar rupiah menguat sebesar 15 poin atau 0,08 persen menjadi Rp16.596 per dolar Amerika Serikat (AS) dari sebelumnya Rp16.611 per dolar AS. Hal ini terjadi seiring dengan eskalasi geopolitik di Eropa dan Timur Tengah serta sejumlah kebijakan pemerintah yang mempengaruhi melemahnya nilai tukar rupiah sebelumnya. Dampak penempatan dana sebesar Rp200 triliun di bank sudah mulai terasa, meskipun bukan lewat tarif, namun Purbaya masih terus mengejar pajak dari perputaran ekonomi. Informasi ini merupakan hasil liputan dari M Baqir Idrus Alatas, disunting oleh Indra Arief Pribadi. Copyright © ANTARA 2025. Artikle ini dilindungi oleh hak cipta dari Pemerintah RI, terdapat larangan keras untuk mengambil konten tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Rupiah Pagi Ini Kuat: Rp16.596 per Dolar AS
Read Also
Recommendation for You

Kasus anak mengakhiri hidup telah mencapai jumlah yang memprihatinkan, dengan 115 kasus tercatat dalam tiga…

Di Kota Pekanbaru, Riau, menyambut bulan suci Ramadhan dengan tradisi Petang Megang yang unik. Ribuan…

Menurut Dewan Penasihat Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Pusat Djoko Setijowarno, jalur arteri Pantai Utara (Pantura)…

Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) telah sementara menutup jalur menuju kawasan wisata…

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal memperjelas bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di provinsi telah…







