Menteri Koperasi Indonesia, Ferry Juliantono, memiliki tiga strategi kunci untuk menghidupkan kembali gerakan koperasi di Indonesia dan menjadikannya sebagai pilar utama perekonomian negara. Menurut Ferry, kebangkitan koperasi tidak hanya bergantung pada regulasi, tetapi juga memerlukan lembaga pendidikan, pembiayaan yang memadai, dan organisasi yang kuat untuk mendorong ekosistem koperasi secara berkelanjutan. Salah satu senjata utamanya adalah Dekopin, organisasi koperasi tunggal yang bertujuan untuk memperjuangkan aspirasi anggota koperasi dan membina kemampuan koperasi sebagai pelaku ekonomi nasional. Selain itu, Ikopin University juga menjadi aset penting dalam mengembangkan ekosistem pendidikan koperasi yang berdaya saing, terutama dengan posisi strategisnya di Jatinangor. Pemerintah berencana menjadikan Ikopin University sebagai pusat pendidikan dan pembibitan tokoh koperasi masa depan, dengan kerjasama dari Universitas Bina Nusantara untuk melakukan perbaikan manajemen dan kurikulum. Dengan dukungan solid dari Dekopin, Ikopin University, LPDB, dan Kementerian Koperasi, optimisme terhadap kembalinya peran besar gerakan koperasi dalam pertumbuhan ekonomi nasional semakin menguat. Dengan penekanan pada pembinaan kader koperasi dan pembiayaan yang kuat, koperasi diharapkan dapat menjadi solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi.
3 Senjata Menkop Mendorong Pertumbuhan Koperasi di Indonesia
Read Also
Recommendation for You

Bayern Muenchen Dipaksa Bermain Imbang Tanpa Gol Melawan Schalke Jakarta – Bayern Muenchen harus berpuas…

Masyarakat Mulai Temukan Keseimbangan Antara Belanja Online dan Offline Jakarta – Pakar pemasaran Yuswohady mengungkapkan…

Petani Tebu di Way Kanan Lampung Kembali Bisa Panen Setelah Kendala Panjang Kepala Staf Kepresidenan…









