PDI-P Meningkatkan Kapasitas Kader dan Relawan untuk Pendampingan PMI

Sekretaris Ditjen Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja Kementerian Ketenagakerjaan, Eva Trisiana, mengungkapkan sejumlah tantangan dalam ketenagakerjaan domestik di Indonesia. Tantangan tersebut mencakup masalah pengangguran, ketidaksesuaian antara pendidikan dan industri, dominasi sektor informal, lemahnya jaminan sosial, dan absennya UU khusus untuk pekerja domestik. Workshop yang digelar oleh DPP PDIP membahas kondisi tersebut dan membahas upaya transformasi kebijakan ketenagakerjaan nasional. Eva Trisiana menyoroti perlunya penyusunan regulasi, perluasan jaminan sosial, dan peningkatan kualitas pekerja domestik.

Selain itu, dalam menghadapi tantangan di sektor ketenagakerjaan domestik, strategi dan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat perlu diperkuat. Hal ini melibatkan koordinasi lintas sektor, partisipasi LSM, integrasi data, digitalisasi layanan, dan peningkatan kapasitas fungsional. Komitmen dari Kementerian Ketenagakerjaan untuk menyediakan pekerjaan layak, perlindungan sosial, dan peningkatan martabat tenaga kerja domestik ditegaskan oleh Eva Trisiana. Sementara itu, Mercy Barends dari PDIP menyampaikan rekomendasi terkait perlindungan pekerja Indonesia dalam berbagai bidang, baik domestik maupun migran. PDIP juga akan memperkuat posisi ideologisnya sebagai partai pro-pekerja dan meningkatkan Sistem Manajemen Kasus Tenaga Kerja dan Perlindungan Migran Indonesia (TKP2MI).

Source link