Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, bertemu dengan Duta Besar Yaman, Salem Ahmed Abdulrahman Balfakeeh, untuk membahas peluang peningkatan kerja sama di bidang seni dan kebudayaan antara kedua negara. Fadli menyampaikan bahwa hubungan panjang antara Indonesia dan Yaman bisa diperkuat melalui kolaborasi kebudayaan yang berkelanjutan. Meskipun hubungan sudah terjalin sejak abad ke-7, belum ada perjanjian kerja sama khusus di bidang kebudayaan. Fadli menyoroti kemungkinan kerja sama dalam seni hena, seni ukir, kerajinan gerabah, anyaman bambu dan rotan, pemanfaatan pohon kurma, serta seni kaligrafi.
Dalam konteks pengembangan program bersama, termasuk dalam pengajuan warisan budaya, Duta Besar Yaman mengakui sejarah panjang hubungan kedua negara melalui migrasi warga Yaman ke Nusantara dan peran mereka dalam penyebaran agama Islam. Saat ini, sekitar 7.000 mahasiswa Indonesia menempuh pendidikan di Yaman, berkontribusi dalam hubungan antar-masyarakat kedua negara. Selain kerja sama kebudayaan, Balfakeeh menekankan pentingnya pengaktifan kembali komite bersama Indonesia-Yaman untuk kerja sama di bidang perdagangan, ekonomi, dan investasi. Upaya kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat hubungan antara kedua negara.
Peluang Kerja Sama Kebudayaan Fadli Zon dengan Yaman












