DJI secara resmi meluncurkan kamera First Person View (FPV) DJI Avata 360 dengan kemampuan perekaman 8K dan sudut pandang 360 derajat. Kamera ini tidak hanya tersedia secara global, tetapi juga telah masuk ke pasar Indonesia melalui Erajaya Active Lifestyle. CEO Erajaya Active Lifestyle, Djohan Sutanto, menyatakan bahwa DJI Avata 360 menawarkan terobosan baru dalam pembuatan konten udara dengan teknologi kamera 360 derajat beresolusi tinggi dan pengalaman terbang FPV yang semakin imersif. Teknologi ini diharapkan dapat mendukung para kreator konten, pembuat film, dan penggemar drone untuk mengeksplorasi perspektif visual yang lebih menarik.
DJI Avata 360 hadir dengan dua mode lensa yang fleksibel, yaitu mode 360° lens dengan sensor 1-inch-equivalent untuk perekaman 8K/60fps HDR video dan foto hingga 120MP, serta mode Single Lens yang memungkinkan pengambilan gambar resolusi 4K/60fps. Kamera ini menggunakan O4+ video transmission system untuk live feed stabil dan jernih dengan kemampuan anti-interference yang kuat. DJI Avata 360 juga dilengkapi berbagai fitur keselamatan, seperti deteksi rintangan segala arah dan pelindung baling-baling terintegrasi.
Fitur menarik lainnya dari DJI Avata 360 termasuk penyimpanan internal 42GB dan kemampuan transfer data berkecepatan tinggi. Gawai ini memadukan kebebasan kreatif kamera 360 dengan sensasi terbang FPV yang belum pernah ada sebelumnya. Pengguna dapat merekam video 360 derajat resolusi 8K selama 30 menit tanpa perlu kartu memori tambahan. DJI Avata 360 dapat diterbangkan dengan pengendali jarak jauh DJI untuk pengambilan gambar udara yang memukau.
Kamera ini mulai dipasarkan di Indonesia dengan harga mulai dari Rp10.799.000 hingga Rp13.456.000 untuk DJI Avata 360 Motion Fly More Combo. Kacamata dan pengendali gerakan DJI menawarkan pengalaman terbang yang imersif dengan pencitraan 360 derajat. DJI Avata 360 merupakan gabungan sempurna antara kamera 360 dan sensasi terbang FPV yang menarik bagi pengguna yang ingin menghasilkan konten udara yang spektakuler.












