Berita  

Survei: Kenaikan Biaya Menjadi Kekhawatiran Utama Pelaku Usaha Singapura

Sentimen Pelaku Usaha di Singapura Tertekan oleh Meningkatnya Biaya Operasional

Menurut survei yang dilakukan oleh Singapore Chinese Chamber of Commerce and Industry (SCCCI), meningkatnya biaya usaha menjadi kekhawatiran utama bagi perusahaan-perusahaan di Singapura. Survei ini mencatat bahwa sebanyak 71,8 persen responden mengaku khawatir akan meningkatnya biaya operasional yang dihadapi.

Ketidakpastian Global Menekan Sentimen Bisnis

Ketegangan geopolitik dan ketidakpastian ekonomi global juga turut menekan sentimen bisnis di Singapura. Konflik yang terjadi di Timur Tengah menjadi salah satu faktor yang memperburuk ketidakpastian bisnis. Para responden mencatat bahwa kenaikan biaya operasional, ketidakpastian pasar, melemahnya permintaan, dan gangguan rantai pasokan menjadi risiko utama yang dihadapi.

Di tengah ketidakpastian ini, perusahaan-perusahaan di Singapura juga lebih berhati-hati dalam melihat prospek bisnis ke depan. Sebanyak 38 persen responden menyatakan sikap netral, sementara 34 persen pesimistis, dan hanya 20 persen yang optimistis terkait prospek bisnis.

Antisipasi dan Adaptasi di Tengah Tantangan

Survei ini juga mencatat bahwa hanya 34 persen perusahaan yang memperkirakan pendapatan akan tumbuh tahun ini, turun dari 39 persen pada tahun sebelumnya. Meskipun demikian, 78 persen perusahaan masih optimis akan meraih keuntungan meski lebih dari separuh di antaranya memperkirakan profit yang lebih rendah dibanding tahun sebelumnya.

Sementara itu, pelaku usaha di Singapura juga mulai melirik pasar luar negeri untuk ekspansi. Malaysia, Indonesia, China, Vietnam, dan Thailand muncul sebagai pasar potensial untuk perkembangan bisnis mereka.

Menariknya, sebanyak 45 persen responden menyatakan bahwa mereka sedang mengadopsi teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dalam operasional bisnis mereka. Meskipun demikian, keterbatasan keahlian dan biaya implementasi masih menjadi hambatan utama dalam pemanfaatan AI secara luas.

Source link