Jakarta (ANTARA) – Kopi merupakan minuman yang sering dinikmati dalam rutinitas sehari-hari. Namun, kapan waktu terbaik untuk minum kopi, sebelum atau sesudah makan?
Kopi Sebelum Makan
Minum kopi sebelum makan, terutama saat perut masih kosong, dapat menimbulkan ketidaknyamanan bagi sebagian orang. Kafein dalam kopi dapat memicu refluks asam pada orang yang sensitif. Menurut Mayo Clinic, kopi termasuk pemicu yang harus dihindari oleh penderita GERD.
Bagi yang tidak mengalami masalah, minum kopi sebelum makan mungkin tidak bermasalah. Namun, tidak semua orang cocok dengan cara ini.
Kopi Sesudah Makan
Minum kopi setelah makan mungkin lebih nyaman bagi mereka yang tidak tahan kopi dengan perut kosong. Namun, perlu diingat bahwa kopi dapat menghambat penyerapan zat besi non-heme, yang banyak terdapat dalam makanan nabati.
Penelitian menunjukkan bahwa kopi bersama makanan dapat mengganggu penyerapan zat besi. Hal ini perlu diperhatikan terutama oleh orang dengan risiko kekurangan zat besi.
Beri Jeda yang Cukup
Jika sedang mengonsumsi makanan yang kaya zat besi, disarankan untuk memberi jeda sebelum minum kopi. Penelitian menunjukkan bahwa memberikan jeda setelah makan dapat mengurangi efek negatif kopi terhadap penyerapan zat besi.
Kopi tidak seharusnya dijadikan minuman saat makan, terutama jika makanan tersebut penting dalam asupan zat besi. Tubuh setiap orang bereaksi berbeda terhadap kopi, maka perhatikan respon tubuh masing-masing.
Penting untuk diingat bahwa kopi tidak boleh menggantikan makanan utama. Konsumsi kopi sebaiknya dalam batas yang wajar, terutama bagi remaja yang masih dalam masa pertumbuhan.
Kesimpulannya, tidak ada jawaban pasti apakah minum kopi sebelum atau sesudah makan yang terbaik. Yang terpenting adalah memperhatikan respons tubuh dan kebutuhan nutrisi setiap individu.












