Berita  

Pentingnya Registrasi KSP untuk Petani Tebu di Way Kanan Lampung

Petani Tebu di Way Kanan Lampung Kembali Bisa Panen Setelah Kendala Panjang

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman memastikan hampir 1.200 keluarga petani yang tergabung dalam Kelompok Tani Hutan (KTH) Register 44, Kabupaten Way Kanan, Lampung, kini dapat dengan tenang memanen tebu yang telah mereka tanam. Setelah mengalami beberapa kendala, akhirnya petani bisa kembali merasakan manfaat dari hasil panen tebu mereka.

Kesulitan Panen Tebu Terselesaikan dengan Bantuan KSP

Sesuai dengan keterangan Dudung Abdurachman, sebelumnya proses panen terkendala masalah administrasi yang menyebabkan petani tidak dapat melakukan panen waktu yang tepat. Namun, melalui upaya rapat koordinasi lintas kementerian/lembaga pada 23 Juli 2026, persoalan tersebut bisa diselesaikan.

Hasil dari koordinasi antara KSP dan Kementerian Kehutanan memungkinkan petani mulai panen terlebih dahulu sambil menunggu penerbitan Peraturan Presiden (Perpres) yang diharapkan dapat menjadi landasan hukum yang lebih kuat bagi program tersebut.

Momentum Penting untuk Pengembangan Sektor Pertanian dan Perkebunan

Kunjungan dari KSP ini dianggap sebagai momentum penting untuk memperkuat pengembangan sektor pertanian dan perkebunan, khususnya untuk komoditas tebu. Lampung sendiri merupakan salah satu sentra tebu nasional dengan produksi yang cukup besar.

Dengan adanya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, diharapkan pengembangan komoditas tebu tidak hanya meningkatkan produksi, tetapi juga mendorong hilirisasi dan memberikan nilai tambah bagi petani. Ini menjadi langkah penting untuk memastikan keberlanjutan program kemitraan petani di daerah tersebut.

Para petani dan pekerja di Way Kanam telah menyampaikan terima kasih atas perhatian pemerintah pusat dan berharap program kemitraan KTH di Register 44 dapat terus dilanjutkan sehingga mereka tetap dapat memperoleh kepastian penghidupan dari usaha perkebunan tebu. Proses panen yang sempat terhambat akhirnya bisa diselesaikan dengan baik berkat bantuan dari berbagai pihak terkait.

Source link