Jadon Sancho, pemain sayap Manchester United (MU), dilaporkan bersedia mengurangi gajinya secara signifikan untuk kembali ke Borussia Dortmund pada musim 2025/2026. Langkah ini menunjukkan tekad kuat Sancho untuk menghidupkan kembali kariernya di Signal Iduna Park, klub yang pernah membesarkan namanya. Sancho siap menurunkan gajinya 50 persen dari 16 juta euro yang diterimanya di MU setiap tahun. Keputusan ini diambil karena situasinya di Old Trafford semakin tidak menentu, di mana ia tidak masuk dalam rencana pelatih Ruben Amorim dan bahkan dilarang berlatih bersama tim utama serta tidak dibawa dalam tur pramusim ke Amerika Serikat.
Pemain berusia 25 tahun ini pernah bersinar bersama Dortmund antara 2017 hingga 2021, mencatatkan 50 gol dan 57 assist dalam 137 penampilan di semua kompetisi selama periode pertamanya di klub Jerman tersebut. Performa impresifnya membuat Manchester United memboyongnya pada 2021 dengan biaya 73 juta pound sterling. Namun, di Inggris, Sancho tidak konsisten, hanya mencetak 17 gol dan 16 assist selama membela MU dan Chelsea, tempat dia dipinjamkan musim lalu.
Setelah pengalaman masa peminjaman pada paruh kedua musim 2023/2024, di mana Sancho membantu Dortmund mencapai final Liga Champions, keinginannya untuk kembali ke klub Jerman semakin kuat. Meski begitu, negosiasi transfernya tidak akan mudah. Dortmund menawarkan 18-20 juta euro sementara Manchester United meminta 25 juta euro untuk melepas pemain tersebut.
Juventus juga sempat dikaitkan dengan Sancho, namun minat klub Italia itu meredup karena prioritas transfer mereka yang lain. Dengan begitu, kepindahan ke Dortmund menjadi opsi paling realistis bagi Sancho untuk kembali menemukan performa terbaiknya.












