Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menegaskan bahwa kebijakan ekonomi Presiden Prabowo Subianto yang memperhatikan ekonomi kerakyatan sejalan dengan nilai-nilai agama. Presiden PKS Almuzzammil Yusuf menyampaikan bahwa banyak ayat Allah yang menekankan pentingnya ekonomi kerakyatan. Dalam penutupan Munas VI PKS, Almuzzammil mengutip Surat Al Ma’un ayat 1-2 yang menegaskan bahwa mendukung Presiden Prabowo adalah langkah untuk mewujudkan Pasal 33 UUD 1945 yang menegaskan ekonomi inklusif dan adil.
Belajar dari sejarah, pendiri koperasi di Indonesia seperti Margono Djojohadikusumo telah mewujudkan gagasan ekonomi kerakyatan. Profesor Sumitro Djojohadikusumo juga berperan penting dalam mengembangkan kredit rakyat demi inklusi keuangan yang merata. Presiden Prabowo Subianto sendiri telah meluncurkan program pembentukan 80.000 koperasi desa dengan nama Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
Inisiatif ini bertujuan untuk menguatkan ekonomi desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pendekatan gotong royong dan kekeluargaan. Dengan demikian, partai PKS dan Presiden Prabowo berkomitmen untuk mewujudkan ekonomi kerakyatan demi Indonesia yang adil dan makmur. Menyadari pentingnya nilai-nilai agama dalam ekonomi, langkah-langkah tersebut diharapkan dapat terus berkembang untuk kebaikan bersama.










