Duta Besar Inggris untuk ASEAN, Helen Fazey, memberikan komitmennya dalam mendukung upaya bersama ASEAN dalam memberantas penipuan daring dan pusat aktivitas penipuan. Fazey mengakui bahwa penipuan daring merupakan isu bersama untuk negara-negara anggota ASEAN dan menyoroti adanya kemauan politik di tingkat ASEAN untuk menyelesaikan masalah ini.
Partisipasi dalam kelompok kerja ASEAN untuk kejahatan transnasional menjadi langkah awal kerja sama lebih dekat dengan mitra di ASEAN. Fazey juga menegaskan pentingnya pemberantasan penipuan daring karena memengaruhi banyak kalangan, termasuk korban penipuan dan mereka yang terjebak bekerja di pusat penipuan daring.
Upaya bersama dengan pemangku kepentingan di ASEAN dilakukan untuk mengembangkan program terpadu guna mengatasi masalah penipuan daring. Negara-negara anggota ASEAN juga telah menyepakati deklarasi bersama untuk mengatasi kejahatan siber dan penipuan daring di Pertemuan Tingkat Menteri terkait Kejahatan Transnasional.
Program yang akan dikembangkan bersama Malaysia melibatkan pembinaan kapasitas dan pelatihan. Selain itu, mendorong pembentukan points-of-contact khusus untuk melacak dan membekukan dana ilegal juga menjadi fokus negara-negara anggota ASEAN. KTT ASEAN juga mencakup penelitian taktik baru yang digunakan pelaku kejahatan daring, penguatan kerja sama dengan Mitra Wicara ASEAN, serta peningkatan kolaborasi lintas pilar ASEAN.
Dengan adanya komitmen dari berbagai pihak, diharapkan penipuan daring dan kejahatan siber dapat ditekan untuk menciptakan lingkungan online yang lebih aman bagi masyarakat ASEAN dan Inggris.












