Pemerintah Kabupaten Bener Meriah, Aceh, tengah berupaya semaksimal mungkin untuk membuka akses jalan yang tertutup di perkebunan warga yang terdampak bencana di Sumatera. Upaya tersebut dilakukan untuk mendukung masa panen kopi yang saat ini sedang berlangsung. Meskipun proses pembukaan akses jalan cukup sulit karena kendala keuangan, Sekretaris Daerah Kabupaten Bener Meriah, Riswandika Putra, berharap pemerintah pusat kembali mengalokasikan dana transfer ke daerah (TKD) guna membantu proses tersebut. Kementerian PPN/Bappenas sebelumnya melaporkan total kebutuhan pendanaan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat mencapai Rp56,3 triliun untuk 2.108 kegiatan selama tiga tahun ke depan. Dengan harapan bantuan dana dari pemerintah pusat, diharapkan infrastruktur yang terdampak bencana di daerah tersebut dapat segera diperbaiki untuk mendukung aktivitas warga dan industri pertanian.
Upaya Pemkab Bener Meriah Maksimalkan Akses Jalan di Perkebunan
Read Also
Recommendation for You

Setiap 13 Maret, Thailand memperingati Hari Gajah Nasional untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap perlindungan gajah….

Industri batu bara dan minyak sawit Indonesia kini berada dalam sorotan Presiden Prabowo Subianto. Dalam…

Komisi V DPR menyoroti kondisi jalan rusak di ruas Tol Jakarta-Tangerang yang dapat membahayakan pengendara…

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dan Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Pertahanan Australia Richard Marles bertemu…

Pelatih Pelita Jaya Jakarta, David Singleton, memuji kontribusi seluruh pemain saat timnya berhasil mengalahkan Rajawali…







