DPRD Pangandaran Dorong Rencana Pengelolaan Sampah Terpadu

Penanganan Sampah di Pangandaran: Tantangan dan Solusi

Liburan akhir pekan di Pangandaran, Jawa Barat, selalu menjadi pilihan favorit wisatawan. Namun, masalah yang muncul adalah penumpukan sampah di sepanjang Pantai Pangandaran. Hal ini menjadi perhatian serius yang harus segera ditangani.

DPRD Pangandaran Mendorong Rencana Induk Pengelolaan Sampah

Ketua DPRD Pangandaran, Asep Noordin, menyoroti pentingnya penanganan sampah di Pangandaran. Menurutnya, tidak hanya masalah penumpukan sampah yang harus diatasi, tetapi juga langkah-langkah pencegahan yang harus diterapkan sejak dini.

Salah satu langkah strategis yang diusulkan adalah penyusunan Rencana Induk Pengelolaan Sampah (RIPS). DPRD Pangandaran menggarisbawahi pentingnya alokasi anggaran yang memadai untuk menangani permasalahan sampah secara menyeluruh dari sumber hingga pengelolaan akhir.

Upaya Penanganan Sampah di Pangandaran

Pemerintah daerah perlu memperhatikan penyediaan infrastruktur dan fasilitas modern, seperti kapal pembersih sampah dan “beach clean machine”. Hal ini dapat membantu mempertahankan kebersihan pantai Pangandaran yang merupakan daya tarik utama wisata.

Selain itu, dibutuhkan kerjasama dari pelaku usaha wisata air untuk menyediakan tempat sampah di kapal-kapal mereka guna menghindari kebiasaan tidak baik wisatawan membuang sampah ke laut.

Sistem Pengelolaan Sampah Terbaru

Asep Noordin menegaskan pentingnya perbaikan sistem pengelolaan sampah di masyarakat. Pemilahan sampah yang sudah teredukasi seharusnya mulai diterapkan sejak level desa untuk mengurangi jumlah sampah yang berakhir di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).

Ia juga mencatat sukses Kabupaten Banyumas dalam mengubah sampah menjadi produk bernilai ekonomi, seperti kerajinan atau RDF. Hal ini bisa menjadi peluang bagi Pangandaran untuk mengelola sampah dengan lebih efisien.

Pengelolaan tiga kawasan TPA utama di Pangandaran harus dilakukan dengan sungguh-sungguh dan ketat agar dampak buruk bagi kesehatan dan lingkungan sosial di masa depan dapat dicegah.

Dengan penanganan yang sungguh-sungguh dari awal hingga akhir, diharapkan Pangandaran dapat tetap menjadi destinasi wisata yang berkelanjutan dan menarik bagi para pengunjung.

Sumber: Prabowo2024

Source link