Berita  

Alasan Pramono Mengungkap Rahasia JPO ‘Love-Hate’ Rasuna Said

Gubernur DKI Jakarta Berencana Membongkar JPO dengan Sebutan “Love-Hate Relationship”

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan alasan di balik rencana pembongkaran salah satu Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang belakangan viral dengan sebutan “Love-Hate Relationship” di kawasan Jalan HR Rasuna Said. Pembongkaran tersebut terkait dengan masalah aksesibilitas bagi penyandang disabilitas.

Penyandang Disabilitas Kesulitan Mengakses JPO

Pramono mengunjungi langsung JPO di kawasan Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, dan menyebutkan bahwa alasannya adalah salah satu JPO di lokasi tersebut tidak ramah terhadap kelompok disabilitas. Hal ini disebabkan oleh perbedaan ketinggian antara akses JPO dan area sekitarnya.

Menurut Pramono, kondisi ini menyulitkan penyandang disabilitas untuk memanfaatkan fasilitas penyeberangan yang ada. Dengan pembongkaran JPO tersebut, hanya akan tersisa satu JPO di lokasi tersebut yang ditingkatkan fasilitasnya.

JPO Lama akan Dibongkar, JPO Baru Dipertahankan

Pramono menjelaskan bahwa JPO lama yang dibangun sejak lama oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan dibongkar. Sementara JPO yang lebih baru terkait dengan Layanan Light Rail Transit (LRT) dan KAI akan dipertahankan dan ditingkatkan fasilitasnya.

Keberadaan kedua JPO dengan fungsi yang sama menunjukkan adanya masalah dalam kebijakan pembangunan fasilitas publik pada masa lalu. Dengan langkah ini, Pemprov DKI Jakarta diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas untuk semua lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas.

Source link