Berita  

BPOM Siap Koordinasi Usut Kasus Vape Etomidate Selebgram Jule

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyatakan siap mendukung penyidikan kasus penyalahgunaan cairan vape yang mengandung etomidate dan menyeret selebgram Julia Prastini, yang dikenal sebagai Jule. Dukungan itu dapat diberikan melalui pengujian kandungan etomidate maupun penyediaan keterangan ahli apabila dibutuhkan penyidik.

Kepala BPOM Taruna Ikrar mengatakan penanganan perkara penyalahgunaan tersebut berada di tangan kepolisian dengan koordinasi Badan Narkotika Nasional (BNN). “Untuk penyalahgunaan, sudah tepat ditangani oleh kepolisian yang juga berkoordinasi dengan BNN,” kata Taruna di Jakarta, Minggu.

Menurut dia, BPOM terus membangun sinergi dengan BNN, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, serta Kepolisian untuk mencegah dan menindak penyalahgunaan narkotika melalui rokok elektronik. Perhatian khusus diberikan pada cairan vape yang dicampur zat psikotropik seperti etomidate.

Pengungkapan bermula dari penangkapan dua perempuan

Kasus ini diungkap Satuan Reserse Narkoba Polresta Bandara Soekarno-Hatta, Polda Metro Jaya, saat membongkar jaringan peredaran gelap vape yang mengandung etomidate. Polisi pertama-tama menangkap dua perempuan berinisial RR dan RN yang disebut sebagai bandar.

Kasat Reserse Narkoba Polresta Bandara Soekarno-Hatta AKP Michael Kharisma Tandayu mengatakan penangkapan itu dilakukan pada Senin (14/9). Dari RR dan RN, petugas menyita 27 cartridge vape yang mengandung etomidate.

“Awalnya kita melakukan pembuntutan dari Polresta Bandara Soetta. Kita awalnya menangkap dua orang wanita berinisial RR dan RN sebagai bandar,” kata Michael di Tangerang, Sabtu.

Penyidik kemudian mengembangkan perkara tersebut hingga menangkap seorang warga negara China berinisial XC. Polisi menyebut XC sebagai bandar utama dalam jaringan itu. Dari tangannya, petugas menemukan 71 pieces vape dengan model serupa.

Jule diamankan di apartemen Jakarta Selatan

Pengembangan kasus selanjutnya mengarahkan polisi pada dugaan transaksi dengan seorang selebgram di sebuah apartemen di Jakarta Selatan. Di lokasi tersebut, petugas mengamankan Julia Prastini atau Jule.

Michael menjelaskan, pemeriksaan tes urine terhadap Jule menunjukkan hasil positif narkoba. Polisi kemudian mendalami penggunaan vape yang mengandung zat tersebut oleh selebgram itu.

“Saat penangkapan berlangsung, JP diamankan di sebuah apartemen. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan tes urine JP positif narkoba,” ujar Michael.

Berdasarkan pemeriksaan, Jule diketahui baru menggunakan vape berisi zat narkotika itu selama sekitar dua hingga tiga minggu terakhir. Kepada penyidik, ia mengaku menggunakannya karena alasan pribadi untuk mengatasi stres.

BPOM menegaskan kesiapan memberikan dukungan teknis sepanjang dibutuhkan dalam proses hukum. Sementara itu, penyidikan perkara peredaran dan penyalahgunaan vape berisi etomidate ditangani kepolisian dengan koordinasi bersama BNN.

Source link