Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, mengingatkan kader Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) untuk selalu ingat diri dan tidak lupa akan akar mereka saat suatu saat menjadi pemimpin yang hebat. Hal ini disampaikan Bahlil saat menghadiri acara Diklat Kader Muda Nasional PP AMPG di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta Barat. Dalam kesempatan tersebut, Bahlil berbagi pengalamannya saat pertama kali bergabung dengan AMPG dan bagaimana AMPG menjadi gerbang awal dirinya masuk ke Partai Golkar.
Bahlil mengungkapkan bahwa proses regenerasi yang terjadi di AMPG telah membantunya menjadi Ketua Umum Partai Golkar saat ini. Menurutnya, pemimpin yang hebat adalah pemimpin yang mampu membaca tanda, berpikir jauh untuk memperbarui, dan mempertahankan eksistensi Partai Golkar. Oleh karena itu, Bahlil selalu berusaha untuk menghadiri acara yang digelar oleh AMPG, termasuk diklat kader muda.
Sementara itu, Ketua Umum AMPG, Said Aldi Al Idrus, mengatakan bahwa pihaknya merencanakan merekrut 2 juta kader pemuda Partai Golkar dengan tujuan membuat Golkar menjadi partai yang semakin disukai masyarakat. Said menyebut Golkar sebagai kapal besar yang harus dibangun bersama, dan kader yang direkrut diharapkan memiliki jiwa yang kuat untuk membangun partai menjadi lebih besar.
Pesan yang disampaikan Bahlil kepada kader AMPG adalah untuk tidak melupakan diri mereka dan selalu mengingat asal-usul mereka, bahkan setelah mereka menjadi pemimpin besar. Menurut Bahlil, pemimpin yang hebat harus bisa memahami posisi mereka saat ini, melihat ke depan, namun tidak melupakan asal-usul mereka. Said Alfi Al Idrus juga menekankan pentingnya kader pemuda yang direkrut memiliki semangat membangun partai dengan sepenuh hati, bukan hanya hadir sebagai pengurus.










