Pusat Studi Transportasi dan Logistik Universitas Gadjah Mada (Pustral UGM) telah melaporkan bahwa 90,9 persen masyarakat merasa puas dengan penyelenggaraan dan pelayanan transportasi selama libur Natal 2025 dan tahun baru 2026. Hasil ini didasarkan pada Survei Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) yang dilakukan oleh Tim Kajian Pustral UGM. Menurut Prof. Zudhy Irawan, ketua tim kajian, angka tersebut menunjukkan tingkat kepuasan yang tinggi, dengan 43,9 persen menyatakan puas dan 47 persen menyatakan sangat puas.
Survei dilakukan dalam rentang waktu 24-30 Desember 2025 dengan melibatkan 9.999 responden dari 26 provinsi. Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) mencapai angka 87,43 dari skala 100, menunjukkan tingkat kepuasan yang sangat tinggi. Selain itu, pengambilan data juga mencakup enam kelompok moda transportasi, dimana penilaian kepuasan masyarakat berdasarkan prasarana, sarana, manajemen transportasi, dan kebijakan.
Dalam proyeksi yang dilakukan oleh Tim Kajian Pustral UGM, diperkirakan dampak ekonomi pergerakan orang selama Nataru 2025/2026 mencapai Rp40,29 triliun. Direktur Lalu Lintas Angkutan Kementerian Perhubungan, Rudi Irawan, menjelaskan bahwa penyelenggaraan transportasi Nataru tersebut dilakukan dengan koordinasi lintas sektor demi keselamatan. Beberapa kebijakan yang dinilai kurang memuaskan juga akan diperbaiki guna meningkatkan manfaat yang dirasakan masyarakat. Intensitas persiapan dilakukan untuk memastikan kebijakan yang diambil lebih mengedepankan keselamatan dalam perjalanan.












